Sektor
pertanian nampaknya masih menjadi primadona perekonomian di Indonesia, meskipun
telah terjadi transformasi struktur ekonomi, dimana perekonomian negara lebih
ditopang pada sektor industri dan jasa. Selain dibutuhkan sebagai penyedia
pangan nasional, sektor pertanian juga menyerap sebagian besar tenaga kerja.
Sektor pertanian mencakup sub sektor
tanaman bahan makanan, perkebunan, pertanian, perikanan dan kehutanan. Hingga
saat ini sektor pertanian menyumbang penyerapan tenaga kerja baru setiap
tahunnya dan masih menjadi tumpuan hidup bagi sebagian besar angkatan kerja di
Indonesia. Bahkan kebutuhan akan pangan nasional, masih menumpukan harapan
kepada sektor pertanian.
Berdasarkan data Badan Pusat
Statistik (BPS), angka tetap (ATAP) produksi padi tahun 2011 sebesar 65,78 juta
ton Gabah Kering Giling (GKG) atau turun 0,71 juta ton (1,07%) dibandingkan
produksi tahun 2010. Penurunan produksi terjadi di Pulau Jawa, yaitu sebesar
1,97 juta ton. Namun, di luar Pulau Jawa justru terjadi peningkatan sebesar 1,26
juta ton. Sementara itu, angka ramalan (ARAM) I tahun 2012 memperkirakan adanya
peningkatan produksi sebesar 2,84 juta ton (4,31%) dibandingkan tahun 2011,
menjadi sebesar 68,62 juta ton GKG. Kenaikan tersebut diperkirakan terjadi di
Pulau Jawa sebesar 1,59 juta ton dan di luar Pulau Jawa sebesar 1,25 juta ton,
yang disebabkan oleh adanya peningkatan luas panen sebesar 237.297 Ha (1,8%)
dan produktivitas sebesar 1,23 kuintal/Ha (2,47%).
Daftar Pustaka :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar